Jumat, 22 Januari 2016

Batik Tulis Giriloyo - Batik Tulis Khas Yogyakarta

Batik Tulis Giriloyo, Batik Tulis Khas Yogyakarta, Tempat Pembuatan Batik Tulis Yogyakarta, Sentra Kerajinan Batik Tulis Giriloyo - Yogyakarta Batik Tour Sebenarnya, Giriloyo hanyalah satu dari tiga dusun yang mengembangkan pembuatan batik gaya Yogyakarta ini. Ada Dusun Karang Kulon dan Cengkehan juga. Suasana sebagai kampung batik sudah terlihat sejak masuk dusun dan disambut dengan Tugu Canting.
Hubungi Kami:
  • Tlp/SMS: 085-729-269-403
  • WA: 085-215-997-478
  • BB : 529132F2
  • Alamat: Dsn. Giriloyo – Ds. Wukirsari 02/20 -Kec. Imogiri – Kab. Bantul Yogyakarta


Batik Tulis Giriloyo
Batik Tulis Giriloyo
Setelah masuk ke kampung batik Giriloyo Yogyakarta, berjajar workshop pembuatan batik. 
Para pengrajin batik tulis duduk di atas dingklik kecil, melingkar. Di depannya, kain putih membentang, kompor dan wajan kecil tempat malam dilelehkan. Dikampung ini terdapat beberapa kelompok pengrajin batik yang tergabung dalam paguyuban batik Giriloyo, anggota nya tersebar di beberapa tempat antara lain dalam wilayah Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul. Mereka tersebar di tiga dusun yaitu Giriloyo, Cengkehan, dan Karang Kulon.”Terdapat 600 kepala keluarga yang menjadi pengrajin batik tulis. Selain tergabung dalam kelompok, ada juga pengrajin yang memiliki usaha individual.
Batik Tulis Giriloyo Yogyakarta
Batik Tulis Giriloyo Yogyakarta
Batik Tulis Giriloyo Khas Yogyakarta - Dalam salah satu literatur disebutkan bahwa kerajinan batik tulis mulai menghidupi Giriloyo sejak abad ke-17. Jejak kedekatan Giriloyo dengan kraton juga terlihat dari beberapa rumah yang masih bergaya joglo. Salah satu pengrajin batik bercerita, awal perkenalan warga Giriloyo dengan batik terjadi ketika Kraton Jogja membangun makam raja dekat desa itu. Dulu, para lelaki Giriloyo merupakan abdi dalem kraton yang bertugas menjaga makam (juru kunci makam raja-raja). Sementara itu, untuk memberdayakan kaum perempuan di Giriloyo, kraton meminta mereka untuk membuat batik tulis.
Pada awal perkembangannya, para pengrajin batik Giriloyo hanya membubuhkan malam sesuai motif. Batik mentah ini dikirim ke pusat kota Jogja untuk proses pewarnaan hingga menjadi kain siap pakai. Baru setelah terjadinya gempa Bantul 2006, kegiatan membatik di Giriloyo mulai dilirik pemerintah dan pemangku kebijakan lain untuk dikembangkan dengan serius. Kini, Giriloyo bisa memproses batik hingga kain jadi bahkan ada yang hingga menjadi pakaian siap pakai.

Jual Batik Tulis Giriloyo Yogyakarta
Jual Batik Tulis Giriloyo Yogyakarta
Saat ini di Sentra Batik Giriloyo seluruh unit untuk memproduksi batik sudah tersedia. Mulai dari tempat membuat pola hingga finishing dan terakhir adalah wokhshop yang menjadi ruang pajangan di mana kain batik tulis Giriloyo yang jadi dipamerkan.  Hingga kini, Giriloyo masih mempertahankan teknik tulis dan juga motif klasik khas Kraton Jogja. “Kami ingin membangun brand sebagai sentra batik tulis,” kata Nur Ahmadi. Motif khas kraton jumlahnya sangat banyak. Di antaranya, truntum, parang, sido asih, dan sido mukti. Masing-masing motif memiliki nilai filosofisnya sendiri. Misalnya, truntum berarti menuntun. Motif ini biasanya dipakai orang tua mempelai pengantin, sebagai tanda telah menyelesaikan tugas menuntun anak mencapai gerbang kehidupan yang baru. Ciri khas batik gaya Jogja juga terlihat dari penggunaan warna dominan coklat, biru, dan putih.
Masyarakat Giriloyo tetap membatik meskipun menemui berbagai kendala. Misalnya, pangsa pasar yang terbatas pada kalangan menengah atas dan juga ketersediaan bahan baku. Untuk merasakan eksotisme wisata budaya di Giriloyo pengunjung bisa memilih beberapa paket wisata yang ditawarkan oleh sentra batik setempat. Bila ingin ke Giriloyo, aksesnya mudah, dari Terminal Penumpang Giwangan langsung menyusuri Jalan Imogiri Timur sejauh kira-kira 15 km. Sepanjang jalan pengunjung akan disuguhi pemandangan hijau yang menyegarkan mata, 30 menit tak akan terasa lama. Perjalanan ini bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun umum.
Kampung Batik Giriloyo menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para wisatawan. Di sini, wisatawan bisa merasakan kedamaian desa, hijaunya sawah, jauh dari segala riuh kehidupan kota. Tak heran, wisatawan masih saja menyempatkan waktu untuk pergi ke Giriloyo, belajar  membatik, membeli batik, melihat proses membatik, dan menikmati keasriannya. Menghayati alam sekaligus kebudayaan manusia yang hidup berdampingan. kami tunggu kedatangan anda di Kampung Batik Giriloyo - tempatnya pengrajin batik tulis khas yogyakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar